covid

Bronze Wolf, Penghargaan Tertinggi Pramuka Dunia untuk Sultan Hamengkubuwono IX
Oleh Kak Brata T. Hardjosubroto, Andalan Nasional Komisi Kerjasama Luar Negeri

Sabtu, 06 Jun 2020 | 23:14:31 WIB - Oleh Gerakan Pramuka


Bronze Wolf, Penghargaan Tertinggi Pramuka Dunia untuk Sultan Hamengkubuwono IX

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 4 periode 1961-1974, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, menerima penghargaan tertinggi Pramuka Dunia “Bronze Wolf” (Serigala Perunggu) dari Presiden World Scout Conference Mr. William D. Campbell dan Sekjen World Scout Bureau Geneva Dr. Laszlo Nagy, dalam sebuah upacara di Silang Monas, Jakarta, 1 Juni 1974.

Sultan HB-IX dikukuhkan sebagai Bapak Pramuka Indonesia dalam Munas IV Gerakan Pramuka tanggal 1-8 November 1988 di Kota Dili, provinsi Timor Timur (saat itu). Kemudian Kwarnas Gerakan Pramuka pada awal 2018 menetapkan tanggal lahir Sultan HB-IX, 12 April, sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia.

Sultan HB-IX adalah Pimpinan Gerakan Pramuka Indonesia yang pertama menerima “Bronze Wolf”. Orang Indonesia ke-2 adalah Dr. Abdul Azis Saleh (Sesjen Kwarnas 1970-1974 dan Ketua Komite Pramuka Asia-Pasifik 1972-1974) pada tahun 1978, penerima ke-3 Kak John Liem Beng Kiat (An Nas 1978-1983 dan anggota Komite Pramuka Asia-Pasifik 1974-1978) pada 1982, dan penerima ke-4 Letjen TNI (Pur) H. Mashudi (Ka Kwarnas 1983-1988 dan anggota Komite Pramuka Asia-Pasifik 1978-1982) pada 1985.

Penghargaan Bronze Wolf diberikan oleh Komite Pramuka Dunia (World Scout Committee) sebagai pengakuan atas jasa-jasa seseorang kepada Gerakan Pramuka Dunia. Penghargaan ini pada awalnya diberikan oleh International Committee (Komite Internasional) di Stockholm pada 1935, dengan penerima pertamanya Lord Baden-Powell yang dijuluki Chief Scout of the World (Bapak Pramuka Dunia).

Hingga tahun 2020, sudah 375 orang dari 82 negara atau kelompok, yang telah menerima Bronze Wolf award. Terbanyak dari United Kingdom, tempat “asal” ke-Pramuka-an, yaitu 40 orang, disusul Amerika Serikat 39, pejabat World Scout Bureau 26, Jepang 21, Kanada 17, Australia 13, Swedia 10. Diantara negara Asia-Tenggara, penerima terbanyak Thailand 9 orang, Filipina 8 orang, dan Singapura 5 orang.

Selama 20 tahun pertama, hanya 12 orang yang menerima penghargaan tersebut, berdasarkan keputusan International Committee bahwa tidak boleh lebih dari 2 penghargaan diberikan dalam periode 2 tahun. Namun aturannya kemudian diubah, menjadi 1 penghargaan dapat diberikan untuk setiap 2 juta anggota di dunia per tahun. Bronze Wolf pernah tidak jadi diserahkan kepada 3 calon penerimanya, dan 1 calon penerima menolak penghargaan tersebut.


Artikel ini sebelumnya telah tayang di  https://pramukadiy.or.id/




Sabtu, 06 Jun 2020, 23:14:31 WIB Oleh : Gerakan Pramuka 157 View
Gaya Pramuka Online di Tengah Pandemi Covid-19
Selasa, 26 Mei 2020, 23:14:31 WIB Oleh : Gerakan Pramuka 217 View
Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu
Selasa, 19 Mei 2020, 23:14:31 WIB Oleh : Gerakan Pramuka 201 View
Covid 19: Jangan Panik dan Tetaplah Waspada

Tuliskan Komentar